Bunda

5 Fakta Seru Tendangan Janin: Kapan Bunda Mulai Merasakannya?

Tim PetaBumil 20 Mar 2026 40 kali dibaca
Bagikan artikel ini: WhatsApp Facebook
5 Fakta Seru Tendangan Janin: Kapan Bunda Mulai Merasakannya?

    Halo, Bunda! Dari semua momen kehamilan, momen apa yang paling Bunda tunggu-tunggu? Bagi sebagian besar ibu hamil, merasakan gerakan atau tendangan pertama si kecil dari dalam perut adalah pengalaman magis yang tak terlupakan. Momen ini tiba-tiba membuat kehamilan terasa sangat nyata!

    Namun, banyak Bunda yang bingung dan cemas, "Kok usia kehamilan sudah segini, tapi belum terasa tendangannya ya?" Tenang Bunda, setiap kehamilan itu unik. Yuk, simak 5 fakta seru seputar gerakan janin yang wajib Bunda ketahui!

 

1. Kapan Tendangan Pertama Mulai Terasa? (Quickening)

    Secara medis, gerakan pertama janin yang bisa dirasakan oleh ibu disebut dengan Quickening. Biasanya, Bunda akan mulai merasakannya di usia kehamilan 16 hingga 25 minggu (Trimester 2). Jika ini adalah kehamilan kedua atau ketiga, Bunda mungkin bisa merasakannya lebih awal (sekitar minggu ke-13) karena otot rahim sudah lebih longgar dan Bunda sudah tahu seperti apa rasanya.

 

2. Seperti Apa Rasanya?

    Jangan bayangkan tendangan keras seperti pemain bola ya, Bunda! Gerakan awal janin sangatlah halus. Banyak Bunda yang mendeskripsikan rasanya seperti ada kupu-kupu yang beterbangan di dalam perut, letupan gelembung air, ikan yang sedang berenang, atau sekadar kedutan halus seperti saat perut sedang keroncongan.

 

3. Kenapa Terkadang Bayi Sangat Aktif, Terkadang Diam?

    Sama seperti kita, si kecil di dalam sana juga butuh tidur! Janin memiliki siklus tidur dan bangun (biasanya tidur selama 20-40 menit sekali waktu). Selain itu, Bunda akan merasa bayi lebih aktif saat Bunda sedang berbaring santai, setelah Bunda makan makanan manis, atau saat Bunda mendengarkan musik.

 

4. Menghitung Gerakan Janin (Kick Count) di Trimester 3

    Memasuki usia kandungan 28 minggu, tendangan bayi akan semakin kuat (bahkan bisa membuat perut Bunda terlihat menonjol!). Pada fase ini, Bidan biasanya akan menyarankan Bunda untuk mulai menghitung gerakan janin. Standar kasarnya, Bunda harus bisa merasakan minimal 10 gerakan dalam waktu 2 jam pada jam-jam aktif bayi.

 

5. Kapan Bunda Harus Waspada?

    Jika Bunda merasa gerakan si kecil berkurang secara drastis dalam satu hari, atau tidak ada 10 gerakan dalam 2 jam (setelah Bunda mencoba berbaring miring ke kiri dan minum air dingin manis), jangan tunda lagi. Ini bisa menjadi tanda bayi sedang stres atau kekurangan oksigen.

 

Khawatir dengan Gerakan Si Kecil?

Insting seorang ibu jarang salah. Jika Bunda merasa ada yang aneh dengan pola gerakan janin, segera periksakan detak jantung bayi (DJJ). Buka Direktori PetaBumil sekarang, cari Bidan terdekat dari rumah Bunda, dan segera hubungi via WhatsApp untuk melakukan pemeriksaan USG atau Doppler. Lebih baik memastikan sedini mungkin demi keselamatan si kecil!
Kata Kunci:
#tendangan janin#gerakan bayi#hamil trimester 2#quickening#ciri janin sehat#kehamilan